Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Ucapan bahagia Iblis


Jika si Iblis menulis ucapan bahagianya, maka bunyinya mungkin akan seperti ini:

Berbahagialah orang yang terlalu capek dan sibuk sehingga tidak punya waktu untuk bersekutu satu jam saja dengan TUHAN. Mereka adalah rekan kerjaku yang paling hebat.

Berbahagialah orang yang menunggu ditegur dan mengharapkan pujian. Aku bisa memperalat mereka.

Berbahagialah mereka yang terlalu sensitif. Dengan sedikit sentilan saja, mereka pasti tidak mau lagi bekerja dengan semangat. Mereka ini adalah ‘fans-ku’.

Berbahagialah mereka pembuat masalah. Mereka akan disebut anak-anakku.

Berbahagialah orang tukang mengeluh. Aku senang mendengarkan mereka.

Berbahagialah mereka yang sudah bosan dengan gaya dan kekeliruan bossnya, karena mereka tidak mendapat apa-apa dari pekerjaannya.

Berbahagialah setiap karyawan yang berharap dibujuk-bujuk untuk disiplin kerja, orang seperti ini hanya menambah masalah baru.

Berbahagialah mereka yang suka gossip, karena mereka akan menimbukan pertengkaran dan perpecahan. Ini sungguh menyenangkan saya.

Berbahagialah mereka yang gampang tersinggung, karena mereaka akan cepat marah dan pindah pekerjaan lain.

Berbahagialah mereka yang egois dan mementingkan diri sendiri, mereka penolong saya.

Berbahagialah orang yang mengaku mengasihi Tuhan tetapi membenci saudaranya karena mereka akan bersama saya selamanya.

Berbahagialah anda yang membaca tulisan ini dan meresa ini cocok untuk orang lain dan bukan diri sendiri. Anda sudah dalam tangan saya!

Tentang Pacaran


PENDAHULUAN :

• Cinta adalah kebutuhan dasar manusia, ketika seseorang tidak memiliki perasaaan dicintai dan mencintai maka otomatis hidupnya menjadi tidak normal.
• Contoh mereka yang kurang dicintai akhirnya menjadi pemimpin yang kejam dan sadis: Hitler, Mussolini, Pol Pot.
• Semakin sering perasaan dicintai itu diterima seseorang semakin baik kualitas hidupnya.
• 1 Kor 13: 13
• Cinta itu bersifat universal: apapun warna kulitnya, apapun suku bangsanya, apapun jenis kelaminnya semuanya tetap butuh cinta.
• Cinta itu membangun: cinta itu pada dasarnya adalah semacam energi, orang yang tersentuh oleh cinta mampu melakukan hal-hal yang luar biasa.


TAHAP-TAHAP HUBUNGAN :

• Fase perkenalan
Fase ini terjadi bilamana seseorang saling mengetahui satu dengan yang lainnya. Biasanya hanya hal-hal yang umum, contoh: no telp, nama, pekerjaannya.

• Fase berteman
Mulai menjalin komunikasi lewat sms, telp, surat, email,dll
Mulai saling berbagi informasi, emosi mulai terlibat.

• Fase persahabatan
Fase ini terjadi ketika pribadi-pribadi yang telah berteman merasa cocok, fase ini ditandai dengan perilaku saling dukung dan saling mempengaruhi. Curhat mulai dilakukan di fase ini.

• Fase keakraban
Fase ini terjadi ketika seseorang mulai melibatkan sahabatnya dalam bagian-bagian penting dari kehidupannya. Mereka saling percaya dan menjaga rahasia sahabatnya.

• Fase tertarik
Dalam fase ini dua pribadi yang berlainan jenis mulai ada perasaaan yang berbeda. Apa yang dia sukai mulai menjadi kesukaaannya juga.

• Fase pendekatan
Ketika rasa tertarik mulai kuat dimulailah sebuah action yang disebut pendekatan (pedekate). Biasanya fase ini mulailah seseorang memberi perhatian yang berlebih. Mulai dicari-cari agar bisa terus berdekatan dengan sang pujaan hati. Sebagai pria kita harus bisa mengendalikan diri sebagai cewek kalian harus belajar punya prinsip untuk tegas menolak.

• Fase pacaran
Setelah sukses melewati masa pedekate mereka mulai pacaran. Sedikit banyak telah memiliki sebuah komitmen. Komitmen yang intinya “Kamu milikku”. Haruslah diingat bahwa pacaran adalah masa persiapan untuk menikah. Jadi jangan coba2, kalau tidak cocok ganti seperti baju.


Masa pacaran adalah masa perkenalan, apa saja yang harus kita kenal :

1. rohnya
Bagaimana kadar kerohaniannya? Bagaimana kedewasaan rohaninya? Apakah dia tertarik ketika kita berbicara mengenai Tuhan dan pekerjaan Tuhan?

2. Jiwanya
Apakah jiwanya sakit, sehingga mudah tersinggung, keras, kasar, minum minuman keras, narkoba, dll?

3. Tubuhnya
Maksudnya secara fisik pasangan kita sepadan atau tidak, contoh: dalam usia, bentuk badan, tinggi badan, tingkat pendidikan


Bahaya yang sering terjadi dalam masa pacaran :

1. Ingin terlihat dewasa
Kadang bertingkah dan berdandan seperti orang dewasa, contoh dandan, memakai parfum, hak tinggi, dll

2. Ingin memisahkan diri dari ikatan keluarga
Menjadi jarang bertemu dengan keluarga, inginnya pergi dengan pacarnya terus

3. Tidak ingin diatur
Merasa seperti anak kecil sehingga tidak mau mendengar perkataan orang lain.

4. Emosi yang labil
Satu waktu bisa sangat bahagia tapi dilain waktu juga merasa sangat sedih

5. Menjadi sangat berubah
Orang yang tadinya rajin dan pandai bisa menjadi sangat malas.


Ada 3 fase dalam masa ini :

1. Pre-date: masa awal pacaran
2. Dating: tahap penjajakan
3. Engangement: masa pertunangan, persiapan menuju pernikahan

• Fase perkawinan
Inilah puncak dari segala tingkatan pergaulan dan relasi. Fase ini memulai sebuah babak baru, relasi yang ditandai dengan munculnya komitmen tanpa syarat untuk saling mencintai dan memiliki.


Jenis-jenis jatuh cinta :

1. Cinta kagum
Cinta ini timbul karena kekaguman seseorang pada lawan jenisnya, bisa karena fisik, kepandaian, kekayaan, kecantikan, kegantengan. Kekaguman itu norma tapi tidak harus diakhiri dengan cinta dan memiliki.

2. Cinta tertolong
Jenis cinta ini unik karena timbul biasanya karena seseorang pernah ditolong oleh orang lain. Contoh: sekretaris yang ditolong bos nya, aktris diorbitkan oleh produser.

3. Cinta butuh
Cinta ini timbul karena seseorang merasa membutuhkan orang lain yang berlawanan jenisnya. Mungkin karena kita tidak punya ayah sehingga dekat dengan dia merasa mendapat pengganti ayah, atau situasi rumah yang sangat kaku sehingga ketika ada teman gadis manja yang nempel sekali dengan kita sehingga kita merasa sebagai hero. Cinta ini sangat bersyarat karena cinta ini diukur dengan : “apakah saya masih membutuhkan kamu atau tidak?”. Orang yang dari perantauan sering terjebak dalam cinta ini.

4. Cinta terhibur
Cinta ini timbul karena adanya kebutuhan akan sosok yang bisa menghibur hati. Contoh kalau dia bisa melucu, main keyboard, drum, nyanyi. Jangan sampai orang yang bisa menghibur kita harus kita cintai. Biasanya orang yang sedang frustasi atau sedang habis putus cinta sering melakukan kompensasi dengan cinta seperti ini.

5. Cinta kasihan
Cinta ini timbul karena perasaan kasihan pada lawan jenis. Bisa karena sumber ekonomi, pendidikan atau juga nasib orang yang dicintai itu. Mungkin juga kasihan karena dia sudah tidak punya ayah atau ibu. Hal ini juga berbahaya karena cinta itu tidak boleh didasari oleh perasaan bahwa saya lebih hebat atau saya kasihan padanya. Cinta harus didasari pada perasaan kasih yang sederajat, saya membutuhkan dia dan dia membutuhkan saya.

6. Cinta cocok
Cinta ini timbul karena merasa punya banyak kesamaan dengan dia. Kesamaan itu bisa berupa hobi, makanan, buku bacaan, film, aktris, dll. Biasanya kecocokan memberi rasa nyaman dan aman pada awalnya, tapi lama kelamaan kalau tidak diantisipasi hal itu justru bisa menjadi pemicu munculnya kebosanan.

7. Cinta sejati
Jenis cinta ini yang paling mulia. Cinta ini timbul ketika kedua pasangan yang berlawanan jenis mengerti kehendak Allah dan kemudian menyatukan hati.

Jadi cinta sejati tidak pernah terjadi secara instant tapi melalui proses yang panjang dan membutuhkan kedewasaan.


BAGAIMANA MENEMUKAN CINTA YANG SEJATI :
Cinta sejati tidak turun dari langit tapi harus diupayakan, semakin sulit didapat semakin berharga itulah cinta yang sejati.

Tips mendapatkan cinta sejati :

1. Dimulai dengan doa
Ini yang paling penting, libatkan Tuhan didalamnya.

2. Gunakan logika
Cinta sejati justru tidak buta. Jangan berdasarkan hanya perasaan saja.

3. Biarkan proses waktu berjalan
Cinta sejati haruslah teruji oleh rentang waktu. Jadi jangan terburu-buru mengambil keputusan biarkan waktu yang mengujinya. Jangan takut hilang, Tuhan akan sediakan bagi kita.

4. Mempertahankan prinsip Firman Tuhan
Sekalipun sedang jatuh cinta jangan kompromi, jangan mengabaikan norma2 kesopanan.

5. Belajar menghadapi dan menyelesaikan masalah
Dalam pacaran pasti ada masalah untuk mendewasakan dan latihan sebelum masuk dalam perkawinan. Kebersamaan dalam menghadapi masalah bisa menguatkan cinta itu.

6. Konfirmasi orang yang lebih dewasa dan Roh Kudus
Ketika jatuh cinta kita cenderung tidak objektif maka kita membutuhkan bantuan gembala, orang tua, kakak, saudara kita. Jangan backstreet!!


Kapan saya boleh pacaran :
Pacaran adalah masa menuju pernikahan, jadi kalau kita sudah berpikir untuk menikah baru kita boleh pacaran. Pacaran tidak boleh terlalu cepat.


Syarat untuk orang sudah mulai berpikir untuk pacaran ada beberapa syarat :

1. Sudah cukup dewasa
menurut penelitian masa pacaran yang ideal adalah 2-5 tahun, serta usia kedewasaan kalau laki-laki pada usia 23 tahun dan 21 tahun untuk wanita.

2. Sudah siap menikah

3. Sudah mapan
Orang yang secara fisik, psikis, dan materi sudah mapan. Sudah memiliki pekerjaan yang tetap.


Prinsip menemukan pasangan hidup (Prinsip 3 K) :

1. Kehidupan – membawa saya lebih maju
Jadi kalau karena pacaran membuat nilai pelajaran, pekerjaan, dan hidup kita tidak mengalami kemajuan beerarti prinsip yang pertama kita tidak lolos.

2. Kepribadian – membuat saya lebih dewasa
Ams 27: 17
Pacaran haruslah membuat kita menjadi semakin dewasa. Memiliki kepribadian yang terpuji.

3. Kerohanian – membawa saya lebih cinta pada Tuhan
Pacar haruslah mendorong untuk lebih melayani Tuhan, dan lebih dekat dengan Tuhan. Sayangnya justru kadang begitu pacaran seseorang punya dunia sendiri dan tidak peduli dengan orang lain. Kalau kita bicara mengenai Kerajaan Allah pacar kita juga mendukung.


Ciri-ciri pasangan yang dikehendaki Tuhan :

1. Seiman
Kalau dia tidak berTuhan Yesus maka pastilah bukan dari Tuhan. Tidak ada namanya pacaran penginjilan.

2. Dewasa serta bertanggung jawab
Dewasa berarti bertanggung jawab. Kedewasaan terletak bukan pada apa yang kita terima tetapi apa yang kita beri.
I Kor 15: 4-7
Kita mesti jeli sebab kalau tidak kita akan hidup bersama dengan orang yang kekanak-kanakan dan akan membuat kita menderita seumur hidup.

3. Menguasai diri
Orang tersebut tidak berambisi dengan kekuatannya sendiri atau dengan harta benda, atau dengan fisiknya untuk mendapatkan kita.

4. Harus seimbang atau sepadan
Kej 2: 18
Seimbang dan sepadan itu:
- Saling mengerti dan saling memahami bukan saling menguasai
- Saling mengisi dan saling melengkapi
- Saling menerima dan membangun
Tidak ada yang dominan, mengutamakan musyawarah.

5. Humoris

6. Tidak egois
Orang yang egois akan menghancurkan hidup kita, jadi hati-hati!!
Ia selalu sibuk dengan dirinya sendiri dan tidak pernah memberi perhatian kepada pasangannya.


Bagaimana mendapatkan Mr/ Mrs Right ?

1. Butuh waktu
Jangan pacaran kalau masih baru mengenal, INGAT CARI ISTRI/ SUAMI!!
Jangan kita berkata cinta kalau kita belum mengetahui kelemahan atau kelebihannya.

2. Kepekaan
Jika kita mulai jatuh cinta belajar terbukalah dengan Tuhan. Ungkapkan apa yang kita rasakan. Jangan malah tidak baca Alkitab, tidak ke gereja, tidak FU (Follow Up).

3. Kesiapan mendengar nasehat
Jangan hanya mendengar orang2 yang hanya mendukung kita. Dengarkan juga masukan yang membangun.

Nasehat siapa saja yang harus didengar :
- Nasehat orang tua atau yang dituakan
- Nasehat dari pembimbing rohani atau gembala kita
- Nasehat dari teman2 yang punya niat baik

4. Kesiapan untuk jujur dengan hati nurani
Kalau hati nurani berkata tidak cocok jangan diteruskan, walaupun cantik, ganteng, kaya.

5. Allah ingin kita bahagia

Maz 21: 3

(sumber : http://hariyangbegituindah.blogspot.com)

Tato atau Tindik: Sebuah Tren atau Ancaman

Sesuatu yang sangat lazim ditemui dikalangan anak muda saat ini. Mereka menganggap tato adalah suatu seni menghias tubuh yang sedang digandrungi oleh orang banyak. Bahkan bukan hanya tato, tetapi juga tindikan dijadikan gaya.

Bila Anda bertanya pada anak muda yang memakai tato atau tindik, mungkin yang akan terlontar dari mulut mereka adalah karena adanya pengaruh dari pergaulan, bentuk seni atau mereka hanya sekedar coba-coba untuk melukis tubuh.

Sebenarnya tato memiliki makna tersendiri. Yaitu lambang perbudakan. Yang biasa dipakai oleh Bangsa Roma atau Yunani. Sebagai penyembahan pada dewa-dewa dan simbol dalam sekte tertentu.

Dalam Alkitab juga disebutkan bahwa tato dan tindik itu dilarang Tuhan (Imamat 19:28). Ada juga yang menyebut tato adalah lambang pemberontakan.

Dari segi medis, tato juga memiliki efek. Orang yang memiliki tato memiliki kemungkinan lebih besar untuk terkena penyakit seperti AIDS, Hepatitis B, C, Tetanus, Sifilis, TBC dan lain-lain.

Selain itu ada fakta lain bahwa orang yang sudah pernah di tato pasti akan meminta lagi untuk di tato. Tetapi anehnya bukan hanya anak muda yang melakukan hal ini. Banyak kalangan yang telah membuat tato di tubuhnya. Bahkan tokoh-tokoh terkenal dan menjadi panutan.

Mengenai hal ini akan diadakan seminar "What Behind The Ink" yang akan diselenggarakan di Semarang pada tanggal 27 Juli 2009 ini dan Jakarta pada tanggal 24-25, 28 Juli 2009 di Jakarta. Juga akan diadakan di Malaysia pada tanggal 30-31 Juli 2009.

Tujuan diadakan acara ini adalah untuk memberi pengertian pada anak muda khususnya dan semua orang pada umumnya tentang dampak bagi kesehatan fisik dan mental seputar tato dan tindik dan masih ada harapan bagi mereka yang pernah melakukan tato dan tindik untuk menerima pemulihan dari Tuhan, jelas Pdt. DR. Sulijanto "Kong" Leories (ketua Sinode City Blessing Church)

Sumber : christianpost

Laboratorium Tuhan

Tidak ada kedewasaan tanpa ketidaknyamanan. Jika ingin menjadi dewasa, maka kita harus tahan banting terhadapa keadaan yang tidak nyaman. Ketidaknyamanan adalah alat efektif Tuhan mendewasakan kita. Ini hendaknya tidak dianggap sebagai kesialan atau kemalangan. Sekarang, kalau temen2 ada ditempat kerja yang tidak menyenangkan, bersiaplah untuk diberkati Tuhan, yaitu di dewasakan. Kedewasaan ini menjadi berkat abadi yang pasti tidak akan disesali selama-lamanya. Jadi, tempat kerja dengan segala persoalannya adalah sekolah kehidupan yang berharga.

Selanjutnya, tempat kita bekerja adalah laboratorium Tuhan untuk menjadikan kita berkat bagi orang lain. Kita harus berfikir bahwa tempat kita bekerja adalah ladang Tuhan untuk menggarap orang lain, dimana kita menjadi "pendetanya", mentor dan teladan bagi orang-orang yang ada disitu. Tetapi jangan pernah temen2 mengangkat-angkat diri untuk menajdi terang di tempat kerja, sebab Tuhan sendirilah yang akan mempromosikan kita disitu. Pelita itu akan di taruh Tuhan di tengah rumah untuk menerangi banyak orang, bukannya kita membawa diri kita sendiri untuk menjadi "sok terang". Jika tempat kerja menjadi laboratorium Tuhan mendewasakan kita, maka kita pasti akan menjadi terang disana.

TEMPAT KERJA KITA ADALAH BAGIAN DARI SEKOLAH KEHIDUPAN YAITU LABORATURIUM TUHAN MENDEWASAKAN KITA SEBAGAI TERANG-NYA...

-jawaban.com-
^J.L.U^

Single N Loveable : 3 Prinsip Pacaran

"Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya... - 2 Korintus 6:14"

Pacaran itu Alkitabiah tidak ya? Seringkali pertanyaan semacam ini muncul di kalangan anak muda. Usut punya usut, ternyata yang namanya pacaran itu tidak ada dalam Alkitab. Bentuk hubungan pacaran seperti yang kita kenal sekarang ini pun tidak pernah ada dalam jaman Alkitab dulu. Alkitab hanya menyebutkan hubungan pranikah yang ada di kalangan muda waktu itu adalah bentuk hubungan pertunangan.

Jaman memang sudah berubah. Kita boleh saja mengikuti perkembangan jaman, tapi prinsip-prinsip kebenaran tetap wajib kita pegang. Prinsip pertama, hubungan pacaran/pranikah harus dengan tujuan menuju ke pernikahan. Kalau kita jalan sama lawan jenis hanya sekedar supaya ada gandengan saat malam minggu dan ada yang antar jemput tiap saat, kita sudah salah dalam prinsip pertama ini. Jadi tidak ada istilahnya TTM atau HTS dalam hubungan pacaran anak-anak Tuhan. Kita harus jadi orang yang punya tujuan pasti. Tidak sekedar "mengalir" dan jalani hidup sesukanya. Setiap hubungan yang memiliki tujuan yang jelas akan mengarah juga kea rah yang jelas. Pendapat orangtua sangat diperlukan dalam hal ini, karena biasanya orangtua memiliki perasaan yang lebih kuat mengenai pasangan Anda.

Prinsip kedua, hubungan pacaran harus dengan orang yang seimbang. Cinta tidak kenal perbedaan, begitu kira-kira kata orang. Tapi soal kehidupan rohani tidak bisa begitu. Terang tidak akan pernah bisa bersatu dengan kegelapan. Pernikahan nantinya tidak hanya sekedar hidup enak dan menghasilkan anak. Kalau kita memilih untuk menikah dengan orang yang belum lahir baru, berarti kita memilih untuk mengatur rumah tangga kita sendiri tanpa pertolongan Tuhan. Padahal mana mampu kita mengatasi semuanya sendiri. Tanpa Tuhan kita tidak akan bisa saling mengasihi dengan tulus. Pernikahan akan terancam perceraian bahkan perselingkuhan. Tidak ada perdamaian dan ikatan yang mempersatukan.

Prinsip ketiga, pacaran harus bisa jaga kekudusan. Biarpun jaman udah berubah, tapi untuk urusan kekudusan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Belajar jadi seperti keluarga Nuh yang berani tampil beda di tengah-tengah angkatan yang udah rusak hidupnya. kekudusan bukan hanya dinilai dari perbuatan. Hati-hati juga dengan pikiran Anda, mata Anda, dan hati Anda. Dari mata semuanya berawal. Bila Anda tidak dapat menjaga mata Anda tetap kudus, maka akan merembet ke pikiran Anda lalu ke hati Anda. Bila hal itu sudah terjadi, mungkin saja Anda malah akan berbuat sesuatu yang tidak baikl. 3 prinsip sudah kita pelajari hari ini. Kalau Anda sedang dalam masa pacaran, lakukan 3 prinsip ini supaya hubungan Anda diberkati Tuhan.

Sumber : onfirefamily/agn

Manajemen Kemarahan

Apakah Anda pernah marah? Disertai dengan mata yang memerah, wajah yang juga tidak kalah merahnya dan mulut yang bergetar? Jika Anda pernah mengalaminya, atau bahkan sementara Anda membaca artikel ini Anda sedang melakoni penggalan kalimat di atas, jangan tinggalkan tulisan ini dulu, karena sesuatu yang baik perlu Anda ketahui bahwa Anda adalah pribadi yang normal.

Kemarahan adalah perasaan kuat yang ditanamkan secara Ilahi sehingga dapat digunakan untuk maksud yang membangun atau sebaliknya merusak. Ketika seseorang dilecehkan, diabaikan, dikecewakan, disalah mengerti dan dihina, maka saat itu akan menjadi saat di mana sumbu panas yang menyala dan mengalir keluar dari dalam dirinya akan menghasilkan ledakan kemarahan.

Banyak orang bertanya dan mungkin pernah ada dalam benak pikiran Anda : Apakah marah itu adalah dosa? Apakah kemarahan bisa menolong? Apakah semua kemarahan adalah dosa?
Efesus 4:26
Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu
Matius 5:22
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah ( tanpa sebab ) terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

Kemarahan tidak akan menjadi masalah jika alasannya Ilahi. Yang terpenting adalah apakah motivasi kemarahan Anda itu? Yesus adalah contoh yang tepat mengenai kemarahan yang benar.
Matius 21:12.
Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati 13 dan berkata kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."

Apakah Yesus punya kelemahan karakter?

Apakah Ia kehilangan penguasaan diri?

Apakah Yesus berdosa ?

Jawabannya : Tidak!!

Ada dua pelajaran yang kita bisa dapatkan dari cerita tersebut :

1.
Kemarahan adalah ekspresi kasih jika alasannya benar. Yesus mempunyai alasan yang tepat ketika Ia marah. Yesus ingin menjaga nilai-nilai yang benar dalam rumahNya.
2.
Kemarahan itu bukan perasaan yang berdosa. Semua perasaan adalah pemberian Tuhan. Tidak ada piano yang buruk bunyinya, tetapi pemainnya yang buruk memainkannya. Setiap bayi lahir dalam dunia ini dengan emosi kemarahan. Jika Anda terlambat memberikan ia susu, maka nantikanlah beberapa saat lagi ia akan menangis keras yang menandakan bahwa ia marah atas keteledoran Anda itu. Hmmm...bagaimana jika ia telah berumur 30 tahun? Ia seharusnya menguasai kemarahannya dong..


ADA DUA JENIS KEMARAHAN YANG DAPAT MERUSAK :

1. KEMARAHAN YANG TIDAK TERKENDALI

Kemarahan yang tidak terkendali adalah dosa. Biasanya dosa selalu menghasilkan hal-hal yang buruk misalnya, memukul tembok sampai tangan berdarah, menendang mobil sampai penyok, mengeluarkan perkataan kasar dan kotor. Para dokter mengatakan bahwa kemarahan yang tidak terkendali melepaskan racun-racun kimia yang menyebabkan penyakit seperti kanker dan jantung. Kemungkinan orang yang marah terkena stroke lebih besar daripada orang yang damai hatinya. Kemarahan juga mengakibatkan penyakit maag. Ketika Anda marah, Anda berdosa karena anda mendatangkan penyakit yang akan membunuh diri Anda sendiri. Kemarahan yang tidak terkendali akan menghancurkan masa depan Anda.

Musa, setelah menyelesaikan petualangannya memimpin umat Israel akhirnya tidak dapat masuk ke tanah perjanjian hanya karena marah. Ia marah dan akhirnya membunuh orang Mesir, Ia marah dan menghancurkan loh batu, Ia marah dan memukul batu karang yang seharusnya menurut perintah Tuhan, Musa cukup berbicara kepada gunung batu itu. Masih di bagian awal kisah yang ada dalam perjanjian lama, Alkitab. Kain menghancurkan masa depan hidupnya karena kemarahan yang berujung pada pembunuhan terhadap adik kandungnya sendiri, Habel. Apakah ini kebetulan atau tidak, tetapi mungkin Anda bisa mengambil hikmahnya, Anger (marah) hanya satu huruf lebih pendek dari Danger (bahaya).

2. KEMARAHAN YANG SALAH ARAH

Kapan kemarahan itu menjadi salah arah? Jawabannya ialah ketika Anda marah tanpa sebab yang pasti. Adalah salah saat Anda menjadi pahit hati dan benci sehingga mengucapkan kata-kata yang penuh kebencian kepada orang lain.
Amsal 15:18.
Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan.
Amsal 21:19.
Lebih baik tinggal di padang gurun dari pada tinggal dengan perempuan yang suka bertengkar dan pemarah.

Anda tidak inginkan mengakhiri bacaan ini tanpa menyelesaikannya untuk menemukan solusi dari hal di atas. Tidak ada yang salah jika Anda harus sedikit lebih rohani di antara komunitas Anda. Sementara banyak orang mencari solusi menurut pemikiran-pemikirannya sendiri, namun Anda telah menemukan jawaban yang pasti melalui firman yang berasal dari Tuhan. Bagaimana Anda dapat mengendalikan kemarahan yang tidak terkendali dan salah arah :

1. PENUH DENGAN ROH
Galatia 5:22
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. 24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. 25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

2. BELAJAR UNTUK MEMAAFKAN
Amsal 19:11.
Akal budi membuat seseorang panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran.
Amsal 16:32
Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.

Apakah seseorang pernah melukaimu 10 tahun yang lalu dan Anda sulit melupakannya? Belajarlah memaafkan. Dipastikan Anda akan bahagia.

"Pernikahan yang bahagia menuntut seorang suami yang tuli dan seorang istri yang 'buta' terhadap pelanggaran pasangannya."

3. JANGAN BERTEMAN DENGAN ORANG YANG LEKAS MARAH
Amsal 22:24.
Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah, 25 supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu sendiri.

Firman di atas adalah bentakan keras bagi Anda jika Anda tidak ingin salah. Jangan bergaul dengan orang yang mudah marah dan jangan pacaran dengan orang yang mudah marah.

4. BELAJARLAH TERTAWA
Nehemia 8:10c
Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu (kekuataanmu)!"
Tidak heran banyak program TV yang bertemakan humor itu menjadi idola para penggemar acara-acara TV. Salah satu program talk show yang dikemas dengan nuansa humor, "Empat Mata", yang tayang disalah satu TV swasta di Indonesia mendapatkan rating tertinggi di pertengahan tahun 2007 ini. Dipastikan orang yang menonton acara tersebut pasti tertawa, lepas dari pesan apa yang dibawakannya. Tertawa adalah obat penawar kemarahan yang tidak terkendali dan salah arah. Bahkan tertawa bisa menjadi obat bagi kesehatan.
Amsal 17:22.
Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

Ilmu kedokteran berkata bahwa tertawa akan melepaskan suatu enzim dalam tubuh yang dapat menyembuhkan (detik.com). Mulailah hari ini untuk menjadi manajer yang baik bagi diri Anda sendiri. Dan mulailah mengelolah kemarahan Anda hari ini. GBU


-Jawaban.com-